Arti Istilah Perjalanan Kreatif

Sharing is caring!

Mendengar kata kretif maka kita terbayang dengan seorang yang cerdas serta dapat menerapkan kecerdasannya tersebut ke dunianyata lewat karya karya yang maha dahsyat yang belum pernah ada sebelumnya. Berikut saya sampaikan definisi kata kretif yang ada di istilah “perjalanan kreatif” menurut para ahli

“Kreatifitas adalah kemampuan untuk menentukan pertalian baru, melihat subjek dari perspektif baru, dan menentukan kombinasi-kombinasi baru dari dua atau lebih konsep yang telah tercetak dalam pikiran” (James R. Evans, 1994)

“Kreatifitas adalah suatu kemampuan berpikir ataupun melakukan tindakan yang bertujuan untuk mencari pemecahan sebuah kondisi ataupun permasalahan secara cerdas, berbeda (out of the box), tidak umum, orisinil, serta membawa hasil yang tepat dan bermanfaat” (inginhilangingatan, 2009)

“Kreativitas adalah suatu kemampuan untuk menyelesaikan masalah yang member kesempatan individu untuk menciptakan ide2 asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk berkembang” (Widyatun,1999).

Sedangkan perjalanan adalah suatu keadaan dimana kita menginginkan diri kita berda disebuah tempat dimana tempat tersebut harus menjalani sebuah proses yang memakan waktu dan tenaga yang tergantung oleh jauh dekatnya tempat tersebut serta dapat juga dengan atau tanpa bantuan alat transportasi.
Jadi perjalanan kreatif adalah proses atau pembentukan seseorang  dari seorang yang tidak dapat memecahkan masalah dengan cara cerdas dan berbeda dari orang lain menuju pribadi yang mampu berfikir kedepan dan dapat menciptakan ide-ide asli yang dia miliki.
Perjalanan kreatif ini memang bukanlah hal yang mudah untuk dijalani dan diwujudkan secara real serta harus melalui proses yang lumayan panjang serta berliku, namun proses ini bukanlah hal yang tidak mungkin terjadi pada diri setiap orang. Kita ambil contoh saja dari beberapa cerita kehidupan para ilmuan seperti Albert Estien yang dulunya ketika masih kecil di anggap orang yang idiot oleh gurunya dan dikeluarkan oleh pihak sekolah pada waktu masih duduk di bangku SD. Untung saja ada ibundanya Albert yang faham dan bisa mengatasi permasalahan yang ada pada albert kecil, sehingga setelah besarnya beliau dapat menjadi seorang penemu yang sangat terkenal dengan berbagai penghargaan yang didapatkannya.
Dari cerita diatas kita dapat menyimpulkan bahwa menjadi seorang yang kreatif dan jenius kita tidak harus menjadi seorang yang pintar dari kecil, kita dapat menjadi seorang yang kreatif dan jenius asalkan menjalani proses yang tidak sebentar juga mudah serta agar proses ini berjalan dengan lancar dan maksimal kita harus dibimbing oleh orang yang benar dan tepat tentunya.
Pembaca sekalian mungkin ada yang merasa pesimis tidak dapat menjadi orang yang kreatif karena berbagai hal seperti halnya umur yang sudah tidak muda lagi, saya menyarankan pemikiran in i agar dibuang jauh-jauh karena ini dapat membuat rusak semangat kita menjadi orang yang kreatif. Saya teringan sebuah hadist Nabi Muhammad SAW yang berati “Tuntutlah ilu dari buayan hingga liang lahat” hadist ini julas menganjurkan kita untuk terus belajar dari awal kita lahir sampai nantinya kita meninggal dunia dan dimasukkan kedalam kubur. Jadi Nabi saja menyampaikan bahwasanya belajar saat umur sudah tua tidaklah terlambat dan patut disesali secara berlebihan. Walau ini dalah hal yang cukup sulit tetapi bukanlah hal yang tidak mungkian bukan ?
Demikian artikel saya tentang Arti istilah Perjalanan Kreatif, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua terkhusus saya sendiri, Tetap semangat dan berfikir fositif. wassalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *